"...she thought a moment and then nodded, but a distant look had overtaken her eyes". Tanpa kita sadari orang terdekat perlahan mengendurkan rekat yang mengait pada hubungan yang sudah terjalin Kita semakin sibuk dengan dunia masing-masing Hingga tidak menyadari kehadiran kita mungkin saja sedang dibutuhkan oleh rekan tersebut Ia memang tidak mengatakannya, tapi jauh dari dasar hatinya ia berteriak memanggil nama kita untuk sekali saja menghadapnya "kamu mau kemana? Kumohon ajak aku" Pernyataannya yang tertumbuk pada dasar hati menyakitinya terlalu dalam Ah bukan maksudku ia manusia lemah, ia mungkin memang butuh uluran tangan kita namun kita melewatinya begitu saja Persepsi masing-masing kepala yang mengatakan "dia berubah" Melihatnya, aku, menjadi takut Takut aku yang secara tidak sadar melupakan keberadaan seseorang hingga menyakiti perasaannya secara tidak langsung Rangkul, jangan biarkan seorangpun dari kalangan kita melewati jalanan s...
Semua memang berawal dari titik terendah Tatkala iman menjadi goyah Tapi ingat, Hidup itu bagaikan roda Ia selalu berputar pada porosnya Jika kita berada di titik teratas Pun tak menjanjikan kemudahan Terkadang titik teratas justru melemahkan
Komentar
Posting Komentar