Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

'Sederhana' katanya.

"--katanya bahagia itu sederhana, sesederhana saat Tuhan masih mengizinkan raga ini menghirup udara pagi dengan bebasnya. Katanya, bahagia iu sederhana, sesederhana saat Tuhan mengizinkan mata ini memandang eloknya senja dan jingga. Katanya, bahagia itu sederhana, sesederhana saat Tuhan tetap setia mendengarkan segala keluh. Katanya, bahagia itu sederhana, sesederhana saat Tuhan menakdirkannya hadir dalam duniaku. Katanya bahagia itu sederhana. Ya, aku percaya dengan  phrase  itu, bukan karena kesederhanaannya. Tapi karena adanya kau disana. Rabbi, terima kasih karena kau tetap setia menemani diri ini. Penghargaan tertinggi dalam hidup ini tertuju kepadamu. Rabbi, jangan pernah bosan untuk menghapus air mata ku, jangan pernah bosan untuk menegur jiwa yang lalai ini, jangan pernah bosan untuk menarik jiwa ini dari keputus-asaan. Ya Rabbi, rasa cintaku padamu tidak akan pernah bisa membalas segala perhatian dan kasih sayangmu".

kita

Semula semuanya gelap Warna hitam pekat menyelimuti langit dihadapanku Tidak ada cahaya bulan  Apalagi setitik cahaya dari lampu temaram Jika ada yang bertanya menakutkankah? Jawabanku, Tidak  Hanya saja, aku merasa sendiri Namun perlahan cahaya itu terlihat Memang tidak begitu terang Setidaknya ada cahaya yang mampir Hm.. boleh aku jujur? Aku terpana sejak pertama kali cahaya itu datang Seperti sebuah harapan  Harapan bahwa langitku tidak akan terus gelap Aku tidak lagi merasa sendirian Berkat kau, Kini langitku indah 7/1/18 02:48 di KAI menuju Solo Jebres